;
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam kenal, aku Zainoel Arifin Isa'i, penulis dan pengelolah Blog tutorial desain grafis "Belajar Coreldraw".

Blog ini menyajikan ratusan tulisan tutorial berkualitas tentang Desain Grafis, sebagian besar berdasarkan kasus yang dialami pada Indonesia Coreldraw Community (indoCCom). Tutorial ini ditulis hanya bertujuan untuk referensi dan latihan yang praktis dengan menggunakan aplikasi Coreldraw dan Corel Photo-Paint, Jika sampeyan menganggap tutorial pada Blog ini bermanfaat, tularkan pada rekan-rekan yang lain, dan yang terakhir aku ucapkan beribu terima kasih kepada Pakde Blogger yang telah memberi fasilitas yang serba gratis.....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Menikmati....





11 August 2014

Cara Membuat Desain Flat Long Shadow Dengan CorelDRAW

Dari pada sering ditanyakan tentang cara membuat long shadow atau bayangan memanjang pada desain plat, gak tau kenapa mungkin saking populernya desain model seperti itu, oleh sebab itu lebih baik aku share saja cara membuatnya.
Sangat sederhana, cuma butuh beberapa langkah mudah, cara ini bisa diaplikasi pada berbagai desain misalnya ikon, tulisan atau bentuk-bentuk lain yang tidak terlalu rumit.

Suatu misal kita akan membuat desain flat long shadow seperti gambar dibawah ini;


Langkahnya sebagai berikut;

1. Siapkan objek dasar apa saja yang akan kita beri efek long shadow;


2. Kita beri warna sesukanya di Color Palette;


3. Seleksi salah satu objek, misal objek yang warna orange, selanjutnya pada Toolbox pilih Extrude tool arahkan pada objek, klik tahan dan geser kearah diagonal dan lepas, lakukan juga pada objek yang lain, sehingga seperti gambar dibawah ini hasilnya;


4. Ubah dengan warna hitam pada semua efek Extrude, caranya pada Property Bar klik tombol Extrusion color > pilih Use solid color disitu ubah dengan warna hitam;


5. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini, selanjutnya seleksi semua objek, bisa cukup hanya pijit tombol Ctrl+A di keyboard;


6. Kemudian pada Menu Bar > Arrange > klik pada Break Apart atau pijit tombol Ctrl+K di keyboard, sehingga objek akan terpisah dari objek aslinya, dan objek hasil extrude masik dalam keadaan group, pijit Ctrl+U (Ungroup) di keyboard untuk memisah dan pada Property Bar pijit tombol Weld untuk menggabung, lakukan juga pada hasil Extrude objek yang lainnya;


7. Langkah selanjutnya kita lakukan proses transparansi dengan perintah Transparency tool di Toolbox, arahkan mouse pada objek klik tahan geser lepas;


8. Kita lakukan juga pada objek lainnya, tapi pada Property Bar setting seperti tampak gambar dibawah ini;


9. Selanjutnya proses Intersection antar objek, pertama klik objek warna putih dan Shift+klik objek bayangan dari objek warna kuning dan pijit tombol Intersect, lakukan juga pada objek warna orange dan bayangan dari objek warna putih, kemudian Delete objek bayangan aslinya dari objek warna kuning dan putih;


10. Sehingga hasil akhir akan seperti gambar dibawah ini, selesai;


Sebagai contoh dibawah ini aku sertakan gambar Desain Flat Long Shadow, semoga menginspirasi, salam vector.....






15 Sub Sektor Industri Kreatif di Indonesia

Sebagai seniman dan pekerja kreatif kita sangat merespon visi misi Jokowi tentang Industri kreatif, kita berharap apa yang diungkapkan Jokowi dapat direalisasikan dengan cepat apabila terpilih menjadi presiden Indonesia. Adapun lingkup industri kreatif mencakup 15 subsektor, antara lain:
  1. Periklanan (Advertising): Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan jasa periklanan, yakni komunikasi satu arah dengan menggunakan medium tertentu. Meliputi proses kreasi, operasi, dan distribusi dari periklanan yang dihasilkan, misalnya riset pasar, perencanaan komunikasi periklanan, media periklanan luar ruang, produksi material periklanan, promosi dan kampanye relasi publik. Selain itu, tampilan periklanan di media cetak (surat kabar dan majalah) dan elektronik (televisi dan radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet, edaran, brosur dan media reklame sejenis lainnya, distribusi dan delivery advertising materials or samples, serta penyewaan kolom untuk iklan.
  2. Arsitektur: Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan desain bangunan secara menyeluruh, baik dari level makro (town planning, urban design, landscape architecture) sampai level mikro (detail konstruksi). Misalnya arsitektur taman, perencanaan kota, perencanaan biaya konstruksi, konservasi bangunan warisan sejarah, pengawasan konstruksi, perencanaan kota, konsultasi kegiatan teknik dan rekayasa seperti bangunan sipil dan rekayasa mekanika dan elektrikal.
  3. Pasar Seni & Barang Antik: Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan perdagangan barang-barang asli, unik dan langka serta memiliki nilai estetika seni dan sejarah yang tinggi melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan dan internet, meliputi barang-barang musik, percetakan, kerajinan, automobile, dan film.
  4. Kerajinan (Craft): Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat atau dihasilkan oleh tenaga pengrajin yang berawal dari desain awal sampai proses penyelesaian produknya. Antara lain meliputi barang kerajinan yang terbuat dari batu berharga, serat alam maupun buatan, kulit, rotan, bambu, kayu, logam (emas, perak, tembaga, perunggu dan besi), kaca, porselen, kain, marmer, tanah liat, dan kapur. Produk kerajinan pada umumnya hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil (bukan produksi massal).
  5. Desain: Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa pengepakan.
  6. Fesyen (Fashion): Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, konsultasi lini produk berikut distribusi produk fesyen.
  7. Video, Film dan Fotografi: Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi atau festival film.
  8. Permainan Interaktif (Game): Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, ketangkasan, dan edukasi. Sub-sektor permainan interaktif bukan didominasi sebagai hiburan semata-mata tetapi juga sebagai alat bantu pembelajaran atau edukasi.
  9. Musik: Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi atau komposisi, pertunjukkan, reproduksi, dan distribusi dari rekaman suara.
  10. Seni Pertunjukkan (Showbiz): Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukkan. Misalnya, pertunjukkan wayang, balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera, termasuk musik etnik, desain dan pembuatan busana pertunjukkan, tata panggung, dan tata pencahayaan.
  11. Penerbitan dan Percetakan: Kegiatan kreatif yang terkait dengan penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal, koran, majalah, tabloid, dan konten digital serta kegiatan kantor berita dan pencari berita. Subsektor ini juga mencakup penerbitan perangko, materai, uang kertas, blanko cek, giro, surat andil, obligasi, saham dan surat berharga lainnya, paspor, tiket pesawat terbang, dan terbitan khusus lainnya. Juga mencakup penerbitan foto-foto, grafir (engraving) dan kartu pos, formulir, poster, reproduksi, percetakan lukisan, dan barang cetakan lainnya, termasuk rekaman mikro film.
  12. Layanan Komputer dan Piranti Lunak (Software): Kegiatan kreatif yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi, termasuk layanan jasa komputer, pengolahan data, pengembangan database, pengembangan piranti lunak, integrasi sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain prasarana piranti lunak dan piranti keras, serta desain portal termasuk perawatannya.
  13. Televisi & Radio (Broadcasting): Kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha kreasi, produksi dan pengemasan acara televisi (seperti games, kuis, reality show, infotainment, dan lainnya), penyiaran, dan transmisi konten acara televisi dan radio, termasuk kegiatan station relay (pemancar) siaran radio dan televisi.
  14. Riset dan Pengembangan (R&D): Kegiatan kreatif terkait dengan usaha inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi, serta mengambil manfaat terapan dari ilmu dan teknologi tersebut guna perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. Termasuk yang berkaitan dengan humaniora, seperti penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan seni serta jasa konsultansi bisnis dan manajemen.
  15. Kuliner: Kegiatan kreatif ini termasuk baru, kedepan direncanakan untuk dimasukkan ke dalam sektor industri kreatif dengan melakukan sebuah studi terhadap pemetaan produk makanan olahan khas Indonesia yang dapat ditingkatkan daya saingnya di pasar ritel dan passar internasional. Studi dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi selengkap mungkin mengenai produk-produk makanan olahan khas Indonesia, untuk disebarluaskan melalui media yang tepat, di dalam dan di luar negeri, sehingga memperoleh peningkatan daya saing di pasar ritel modern dan pasar internasional. Pentingnya kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa Indonesia memiliki warisan budaya produk makanan khas, yang pada dasarnya merupakan sumber keunggulan komparatif bagi Indonesia. Hanya saja, kurangnya perhatian dan pengelolaan yang menarik, membuat keunggulan komparatif tersebut tidak tergali menjadi lebih bernilai ekonomis. Kegiatan ekonomi kreatif sebagai prakarsa dengan pola pemikir cost kecil tetapi memiliki pangsa pasar yang luas serta diminati masyarakat luas diantaranya usaha kuliner, assesoris, cetak sablon, bordir dan usaha rakyat kecil seperti penjual bala-bala, bakso, comro, gehu, batagor, bajigur dan ketoprak.

    image source: kyuuki




Branding, Advertising dan Marketing Public Relation

Sejak tahun 1984 sampai sekarang, produk-produk Apple selalu laku keras di pasaran. Fenomena yang tidak biasa untuk produk yang dinilai memiliki harga yang kemahalan. Apple berhasil mengalahkan produk-produk kompetitornya yang sebenarnya memiliki fitur tidak kalah canggih serta memiliki harga yang cenderung lebih murah.

Pada tahun 2012, Magnum membayar sutradara Bryan Singer untuk menciptakan iklan ‘As Good As Gold’. Iklan ini diciptakan agar terlihat seperti sebuah trailer film sungguhan. Hasilnya, meskipun rasa Magnum Gold sebenarnya relatif biasa saja, namun iklan ini berhasil membangkitkan minat dan rasa penasaran masyarakat Indonesia terhadap Magnum.

Dua tahun sebelumnya, pada tahun 2010, Pantene berhasil meraih prestasi sebagai market leader di bidang shampo dengan mengalahkan Sunsilk dan Clear. Keberhasilan Pantene ini tidak lepas dari strategi untuk menjadikan Anggun sebagai brand ambassador. Anggun, sebagai brand ambassador sejati--yang memang memiliki rambut bagus dan benar-benar pengguna Pantene-- berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Tiga kasus diatas memiliki satu persamaan: Apple, Magnum dan Pantene merupakan perusahaan/produk yang berhasil meningkatkan jumlah pendapatan melalui suatu usaha komunikasi. Namun jika diperhatikan lebih dalam, sebenarnya tiga kasus di atas memiliki perbedaan yang sangat signifikan: Apple sukses lewat proses branding, Magnum sukses lewat strategi advertising/periklanan, dan Pantene sukses lewat usaha marketing public relation.

Branding, advertising dan marketing public relation merupakan tiga jenis strategi komunikasi yang bisa dikatakan serupa tapi tak sama. Ketiganya bisa meningkatkan keuntungan perusahaan, tapi mereka memiliki teknik yang cenderung berbeda. Ilustrasi di bawah ini akan menjelaskan perbedaan di antara ketiganya. Let's enjoy it!

*Gambarnya jelek, buru-buru bikinnya. Tapi abaikan aja deh, yang penting kan isinya.


    source: indoCCom, by: Fikri Fauzan Hasan *kyuuki




10 August 2014

Membuat Garis Menit Jam Sejajar Dengan Jarak Sama Di CorelDRAW

Pertanyaan dari saudara Hendra Hrp 5 Agustus pukul 11:32 di KPCI, pertanyaannya sebagai berikut:
Mohon bantuannya gan...
Cara buat Spasi menitnya agar sama dan sesuai dengan lingkarannya.. pake tool apa gan...
Mohon bantuannya mas Zainoel Arifin Isa'i...

Kira-kira yang dimaksud seperti yang aku lingkari pada gambar berikut;


Jawab:
1. Kunci jawabnya ada di jumlah garis pada menit, dalam 1 jam ada 60 menit, jadi mudah saja gak perlu dihitung pasti jumlah garisnya masih tetap ada 60,  ok.. sebagai langkah awal kita membuat background dulu, kita buat lingkaran dengan Ellipse tool di Toolbox;


2. Kita buat gradient dengan perintah Interactive Fill tool juga di Toolbox, klik tahan pada objek dan geser kesamping trus lepas mouse, pada Property Bar ubah warna pada Fill color menjadi abu-abu;


3. Piih Radial, dan atur gradasi sedemikian rupa dengan menggeser-geser navigasi slider gradasi pada objek;


4. Atur bayangan menggunakan perintah Drop Shadow juga di Toolbox, caranya juga sama dengan perintah diatas yaitu klik tahan - geser lepas;


5. Langkah ini adalah langkah yang kita maksud yaitu membuat garis sejajar sama jaraknya, menu yang dipakai adalah Star tool letaknya juga di Toolbox, cara membuatnya klik Star tool > pada Property Bar pada kolom yang aku lingkari tersebut isi dengan 60 dan 99, selanjutnya klik tahan - geser lepas di area background yang telah kita buat, hasilnya seperti gambar dibawah;


6. Copy/Paste objek polygon yang telah kita buat, ubah pada kolom isian menjadi 12 dan 99, dan ubah juga tebalnya garis menjadi 1 mm, segingga hasilnya seperti dibawah ini;


7. Selanjutnya buat objek lingkaran dua buah dan seleksi keduanya trus pijit tombol Combine di Property Bar;



8. Untuk menghasilkan objek yang dimaksud kita lakukan proses perintah PowerClip, seleksi dengan klik objek Star dan pada menu Effects > PowerClip > pilih Place Inside Frame...


9. Dan arahkan panah pada objek lingkaran yang telah di Combine tersebut;


10.  Pada Color Palette klik kanan pada yang tanda silang untuk menyembunyikan outline merah;


11. Hasilnya seperti gambar dibawah ini;

12. Selanjutnya kita gambar asesoris tambahan, seperti nomor, jarum dsb.....

Waktu adalah uang, demikian semoga bermanfaat, salam vector...






Pola Lingkaran Heksagonal Dengan Efek Blending Di CorelDRAW

Pertanyaan dari salah satu anggota KPCI masbro Galih Cahyo Utomo, sebagai berikut:

bagaiman ya cara paling mudah untuk buat logo ini di CorelDRAW, tanpa trace?... terima kasih ....

Gambarnya seperti dibawah ini...


*Gambar diatas merupakan logo dari group band "Bring Me The Horizon"



Jawab:
Cara yang paling mudah dan cepat yaitu menggunakan perintah Bland tool di Toolbox dengan polygon (hexagonal / objek segi enam) sebagai objek bantu;

Caranya sebagai berikut:
1. Kita buat objek polygon 6 sudut, untuk membuatnya, klik pada menu Polygon tool di Toolbox ketik angka 6 pada Points or sides di Property Bar, beri warna abu-abu mudah;


2. Tekan Alt+Z di keyboard untuk mengaktifkan Snap to Objects, selanjutnya buat objek lingkaran dengan Ellips tool di Toolbox, beri warna merah, diameter lingkaran adalah setengah jarak antar sudut;



3. Selanjutnya dengan Snap to Objects yang sudah aktif arahkan mouse persis di tengah objek lingkaran sampai muncul tulisan seperti ini "Center" kemudian move/geser ke salah satu sudut objek polygon;


4. Copy/Paste sebanyak 5 kali, arahkan mouse ke posisi tengah objek lingkaran dan geser ketiap-tiap sudut lainnya pada objek polygon;


5. Klik Blend tool di Toolbox, ubah Blend objects dengan angka 3, arahkan mouse pada objek lingkaran 1 klik tahan dan geser ke objek linkaran 2;


6.  Lakukan seperti langkah diatas dari objek lingkaran 2 ke objek lingkaran 3, selanjutnya dari objek lingkaran 4 ke objek lingkaran 5, dari objek lingkaran 5 ke objek lingkaran 6, sehingga akan terlihat seperti gambar dibawah ini;


7. Seleksi semua objek dengan pijit Ctrl+A di keyboard, pada Menu Bar > Arrange > klik Break Apart (Ctrl+K), untuk memisah objek dari efek blend;


8.  Lakukan langkah yang sama seperti diatas, seleksi semua objek dengan pijit Ctrl+A di keyboard, pada Menu Bar > Arrange > klik Ungroup (Ctrl+U), untuk memisah objek dari efek blend;


9. Untuk memudahkan dalam memahami langkah selanjutnya sengaja aku ubah objek menjadi beberapa warna, lakukan langkah seperti langkah nomor 5, yaitu perintah Blend tool, ubah Blend objects dengan angka 3, klik objek merah tahan dan arahkan ke objek biru muda;


10. Ubah Blend objects dengan angka 4, klik objek orange tahan dan arahkan ke objek biru tua;


11. Ubah Blend objects dengan angka 5, klik objek kuning tahan dan arahkan ke objek ungu;


12. Ubah Blend objects dengan angka 6, klik objek hijau tahan dan arahkan ke objek merah;


13. Ubah Blend objects dengan angka 7, klik objek biru muda tahan dan arahkan ke objek orange;


14. Dan seterusnya lakukan sampai semua proses blending pada objek selesai, sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


15. Kalau kita seleksi semua objek beserta efeknya maka akan terlihat seperti gambar dibawah ini;


16. Untuk memperjelas seperti ini tampilan kalau diberi background hitam;


17. Proses sudah selesai, nah seperti ini merupakan langkah yang efisien untuk membuat objek atau logo diatas yang masbro Galih Cahyo Utomo tanyakan dan sampeyan tinggal memberi 2 lingkaran besar kecil dan merubah warna semua objek menjadi hitam, dengan cara: seleksi semua objek beserta efek blending yang ada atau tekan Ctrl+A, dan klik kanan salah satu warna pada Color Palette untuk mengganti semua warna pada outline, dan klik saja untuk mengganti semua warna pada objek (isi/fill)


Demikian semoga jelas langkah-langkah untuk membuatnya, salam vector....
Kalau ada yang kurang dimengerti tulis pada kotak komentar...




06 August 2014

Perintah Split Pada Blend Tool Di CorelDRAW

Tutorial kali ini membahas tentang Perintah  Split Pada  Blend Tool Di CorelDRAW
Bikin kayak gini pake efek apa hayo....?! ............

Itu adalah sedikit kalimat tebak-tebakan yang diucapkan mas Andri Dnd, beliau adalah salah satu kreator terkenal di Malang yang punya hobi main sulap.
Meskipun ini merupakan tebak gambar, tapi tidak ada maksud untuk merendahkan atau meremehkan mas bero sekalian.

Gambarnya kayak gini..!!

    Source: KPCI   By: Andri Dnd

Setelah tebak gambar bisa terpecahkan ternyata, triknya sebagai berikut;

1. Ada 2 gambar kurva terbuka (berarti tanpa warna isi/fill), kedua gambar dibawah tersebut bukan sekedar gambar biasa, gambar yang meskipun bentuk, warna dan ukurannya berbeda tetapi mempunyai karakter yang sama;


2. Sebagai bukti, mari kita simak bersama, kedua gambar tersebut mempunyai node dengan jumlah yang sama, coba sampeyan perhatikan pada objek 1a sama dengan 2a, 1b sama dengan 2b, 1c sama dengan 2c, nah untuk objek 1c dan 2c adalah garis yang terputus, coba perhatikan arah anak panah pada kedua objek tersebut searah;


3. Jadi pada intinya objek yang di blending harus mempunyai jumlah node yang sama dan anak panah penutup objek harus searah, langkah untuk membuat turunan objek yang efektif adalah dengan cara menduplikat objek 1 kemudian di kecilkan ukurannaya menjadi objek 2, selanjutnya baru kita edit pada outline-nya dengan menggunakan Shape tool, kalau kita tidak menggunakan trik diatas atau ngawur dalam menbuat objek turunan, maka yang didapat adalah hasil yang tidak diharapkan, seperti contoh dari latihan saudara Fajar Arif, blendingnya amburadul seperti gambar dibawah ini;


4. Bagaimana bisa dipahami..?, Ok, aku anggap sudah mengerti, tapi kalau ada yang kurang mudeng bisa ditanyakan pada kolom komentar dibawah posting ini.
Dengan langkah yang benar pada kedua objek objek tersebut diatas kita bisa melakukan proses blending dengan baik, klik perintah Blend tool di Toolbox, arahkan mouse pada objek 1 > tahan mouse > drag ke arah objek 2;


5. Kita akan melihat proses blending seperti gambar dibawah ini, dan lepas mouse, apabila proses blending pada  objek blend yang dihasilkan masih kurang rapat, kita bisa menambah dengan mengetikkan angka yang lebih tinggi pada kolom Blend objects di Property Bar;


6. Dan hasil blending akan sempurna seperti gambar dibawah ini;


7. Langkah selanjutnya, adalah Split,. Split yang dimaksud disini adalah proses menyisipkan objek turunan pada objek yang di blending, sehingga akan tercipta objek baru yang berdiri sendiri dengan warna hasil spectrum yang dihasilkan pada posisi dimana kita klik pada efek blending tersebut, langkahnya klik pada tombol More blend options > pilih Split;


8. Sehingga cursor akan berubah menjadi anak panah, dan kita arahkan pada bagian efek blending;


9. Ini hasilnya dari perintah Split, tercipta objek baru diatara efek blending;


10. Objek hasil Split tersebut, bisa kita ubah dengan warna apa saja, misalkan disini kita akan mengubah dengan warna orange pada Color Palette;


11. Sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


12. Sebagai pembuktian coba seleksi semua objek trus pada Property Bar klik tombol Clear blend, maka objeknya ada 3;


13. Langkah selanjutnya sampeyan bisa berkreasi apa saja dengan objek tersebut, kita duplikat objek dan kita atur sedemikian rupa;


14. Dan kita buat objek baru yaitu objek kotak dengan Rectangle tool, yang nantinya sebagai batas PowerClip;


15. Seleksi objek hasil blending tersebut, kemudian pada menu bar > Effects > PowerClip > pilih Place Inside Frame...;


16. Arahkan cursor dalam bentuk anak panah ke objek kotak;


17. Pada Color Palette klik kotak pilihan tanda silang (X) untuk menyembunyikan outline yang warna hijau tersebut;


18. Dan hasil akhir seperti gambar dibawah ini;


19. Demikian, monggo yang mau bereksperimen ria. Ada yang kurang paham, bisa berkomentar dibawah, tidak perlu sungkan-sungkan, ... salam vector...




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...