Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam kenal, aku Zainoel Arifin Isa'i, penulis dan pengelolah Blog tutorial desain grafis "Belajar Coreldraw".

Blog ini menyajikan ratusan tulisan tutorial berkualitas tentang Desain Grafis, sebagian besar berdasarkan kasus yang dialami pada Indonesia Coreldraw Community (indoCCom). Tutorial ini ditulis hanya bertujuan untuk referensi dan latihan yang praktis dengan menggunakan aplikasi Coreldraw dan Corel Photo-Paint, Jika sampeyan menganggap tutorial pada Blog ini bermanfaat, tularkan pada rekan-rekan yang lain, dan yang terakhir aku ucapkan beribu terima kasih kepada Pakde Blogger yang telah memberi fasilitas yang serba gratis.....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Menikmati....





14 April 2014

Cara Mudah Membuat Efek Tatoo Pada Foto Dengan CorelDRAW

Tutorial kali ini adalah request dari salah satu teman kita member dari IndoCCom (KPCI) pada kemarin lusa, yang intinya cara membuat efek tatoo pada foto, Ok.... langsung saja pada langkah-langkah cara membuatnya;

1. Hasil akhir dari efek tatoo yang kita buat akan seperti gambar dibawah ini;


2. Foto yang belum ngefek seperti dibawah ini;


3. Desain motif tatoo yang akan di pasang pada foto seperti gambar dibawah ini, gambar tersebut adalah gambar bitmap yang masih mempunyai background putih;


4. Pasang gambar motif tatoo di atas foto, apabila posisi motif tatoo ada dibelakang foto, maka kita tinggal tekan tombol Shift+PgUp di keyboard untuk memindah posisi di atas foto;


5. Seleksi gambar motif tatoo kemudian di Toolbox pilih perintah Transparency tool dan arahkan mouse pada gambar drag arah diagonal seperti pada gambar dibawah;


6. Secara default hasilnya seperti gambar dibawah ini, pada Property Bar seperti yang aku lingkari;


7. Ubah Uniform dan pilih Multiply;


8. Dan jangan lupa pada Transparency midpoint isi dengan angka 0, sehingga hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah;


9. Langkah terakhir klik mouse pada tombol Pick tool di Toolbox, atur posisi dengan menggeser, memutar, memiringkan, pokoknya yang penting posisi motif tatoo disesuaikan dengan bidang gambar foto yang ada;


10. Dan hasil akhir seperti gambar yang sudah kita lihat diatas, seperti ini;


Demikian, sangat sederhana kan langkah-langkahnya..?!, monggo di coba... kalau kurang faham bisa bertanya dengan mengisi kolom komentar yang telah disediakan...




Trik Yang Dilakukan Jasa Desain Logo Profesional

Logo mungkin sekilas sangat sederhana dan mudah dibuat. Tetapi itu tidak berarti cara mendesain logo memakan waktu yang pendek. Sama seperti iklan, logo juga memerlukan ide serta konsep yang dapat menarik perhatian pelanggan.

Berikut ini adalah trik yang dilakukan para jasa desain logo profesional untuk mendesain logo secara profesional:



1. Pelajari Apa itu Logo dan Apa yang Diwakilinya

Sebelum kita mendesain logo, kita harus mengerti apa itu logo, apa yang digambarkannya, dan tujuannya. Logo bukan hanya tanda, sebuah logo merefleksikan merek iklan bisnis melalui penggunaan bentuk, tulisan, warna atau gambar.

Logo berguna untuk mengundang kepercayaan, pengakuan, dan kekaguman terhadap sebuah perusahaan atau produk. Adalah tugas kita sebagai desainer untuk menciptakan logo yang menggambarkan aspek-aspek itu.

2. Tahu Dasar-Dasar Logo yang Efektif

Dengan mengetahui tujuan logo dan apa yang digambarkannya, sekarang kita harus belajar apa yang membuat sebuah logo menjadi bagus atau aturan dasar dan prinsip-prinsip desain logo efektif.
  • Logo harus sederhana, desain logo yang sederhana dapat mudah dikenali, serbaguna, dan diingat. Logo bagus menonjolkan sesuatu yang tak disangka atau unik tanpa harus berlebihan.
  • Logo harus mudah diingat, selain prinsip kesederhanaan, daya ingat juga penting. Desain Logo efektif harus mudah diingat. Hal ini dapat dicapai dengan memiliki logo sederhana namun sesuai.
  • Logo harus bertahan lama, logo efektif harus bertahan lama. Akankah logo tersebut masih tetap efektif dalam 10, 20, 50 tahun ke depan?
  • Logo harus serbaguna, logo efektif harus dapat digunakan dalam berbagi media dan aplikasi. Untuk alasan ini, logo seharusnya didesain dalam format vector, supaya ukurannya dapat diubah-ubah.
  • Logo harus sesuai, cara kita menempatkan logo harus sesuai dengan tujuannya. Contohnya, bila kita mendesain logo untuk toko mainan anak-anak, font dan warna bertema anak-anak akan menjadi pilihan bagus. Sebaliknya, mereka tidak akan cocok untuk perusahaan hukum.

3. Belajar dari Kesuksesan dan Kegagalan Orang Lain

Dengan kita tahu aturan-aturan dasar dalam desain logo, kita bisa membedakan antara logo bagus dan buruk. Dengan mengetahui logo-logo apa saja yang sukses dan kenapa mereka sukses, memberikan kita wawasan apa yang membuat logo menjadi sukses.

Contohnya, lihatlah Nike Swoosh klasik. Logo itu dibuat oleh Caroline Davidson tahun 1971 seharga hanya $35, namun sampai sekarang tetap bertahan, mudah diingat, efektif walau satu warna, dan mudah diubah-ubah ukurannya. Kecepatan dan kesederhanaan dapat dicerminkan lewat sayap pada patung Nike, Dewi kemenangan Yunani, sesuatu yang pas untuk iklan pakaian olahraga. Nike adalah satu dari sekian banyak logo sukses. Mungkin kita bisa mencari tahu logo-logo sukses yang lain dan apa yang membuat mereka sukses.

4. Merancang Proses Cara Mendesain Logo

Sekarang kita tahu apa itu logo, prinsip, aturan dan apa yang membuat logo sukses. Sekarang kita bisa langsung memulai proses desain. Proses desain logo setiap orang berbeda. Pengalaman biasanya adalah faktor kunci dalam menciptakan proses desain Anda.

Proses desain logo mencakup:
  • Rancangan singkat desain
  • Research dan brainstorming (sumber inspirasi)
  • Sketsa
  • Prototipe dan Pembuatan konsep (lihat langkah nomor 5.)
  • Kirim ke klien untuk review
  • Revisi dan penyelesaian
  • Kirim file ke klien dan berikan layanan pelanggan

5. Pelajari Software dan Selesaikan Logo

Setelah proses desain kita selesai, kita gunakan waktu untuk mulai mengoperasikan software (CorelDRAW atau Adobe Illustrator) tapi ingat, kita tidak bisa mendesain logo hanya dengan berkutat langsung dengan komputer. Sebaiknya kita lakukan brainstorming dan pengsketsaan dahulu.

Setelah kita mengdapatkan ide dan sketsa hasil dari brainstorming (sumber inspirasi), kita bisa langsung berkutat dengan komputer dan mulai mendigitalisasi logo. Setelah selesai mendigitalisasi, kita kirimkan hasilnya ke klien, evaluasi, dan akhirnya selesaikan logo. Dengan begitu, kita telah sukses menciptakan logo professional.




13 April 2014

Lorem Ipsum

Lorem ipsum adalah teks standar yang ditempatkan untuk mendemostrasikan elemen grafis atau presentasi visual seperti font, tipografi, dan tata letak. Maksud penggunaan lorem ipsum adalah agar pengamat tidak terlalu berkonsentrasi kepada arti harfiah per kalimat, melainkan lebih kepada elemen desain dari teks yang dipresentasi.

Lorem ipsum disebut juga dengan greeking (melatinkan) karena kalimat ini berasal dari bahasa Latin.



Contoh teks lorem ipsum yang lazim digunakan adalah:
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Teks asli dari Cicero untuk lorem ipsum adalah sebagai berikut (dengan bagian-bagian cuplikannya yang dicetak tebal):
Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam eaque ipsa, quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt, explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem, quia voluptas sit, aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos, qui ratione voluptatem sequi nesciunt, neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum, quia dolor sit, amet, consectetur, adipiscing velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt, ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit, qui in ea voluptate velit esse, quam nihil molestiae consequatur, vel illum, qui dolorem eum fugiat, quo voluptas nulla pariatur? [33] At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus, qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti, quos dolores et quas molestias excepturi sint, obcaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa, qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio, cumque nihil impedit, quo minus id, quod maxime placeat, facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus. Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet, ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Terjemahan H. Rackham (1914) berbunyi seperti ini:
"Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain of itself, because it is pain, but because occasionally circumstances occur in which toil and pain can procure him some great pleasure. To take a trivial example, which of us ever undertakes laborious physical exercise, except to obtain some advantage from it? But who has any right to find fault with a man who chooses to enjoy a pleasure that has no annoying consequences, or one who avoids a pain that produces no resultant pleasure?"

Dalam bahasa Indonesia, kalimat di atas diterjemahkan:
"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?"




Membuat Efek Halftone di CorelDRAW

Tutorial terdahulu aku sudah pernah membuat tutorial tentang Halftone dengan trik yang berbeda (bisa lihat disini) Sepertinya teman-teman corelover masih banyak yang kurang faham membuat efek halftone menggunakan aplikasi CorelDRAW, Ok.. sekararang mari kita bahas secara gamblang tentang membuat efek halftone di CorelDRAW. Suatu misal kita akan membuat desain seperti gambar dibawah ini:



Langkahnya sebagai berikut:
1. Ketik teks menggunakan perintah Text tool di Toolbox, misal disini aku pakai jenis font Arial Rounded MT Bold;


2. Ganti warna teks menjadi abu-abu di Color Palette seperti contoh dibawah ini;


3. Kemudian lakukan perintah pada Menu Bar > Bitmaps > Conver to bitmap, pilih Grayscale (8-bit);


4. Langkah selanjutnya masih tetap pada Menu Bar > Bitmaps > Blur > pilih Gaussian Blur, dan atur tingkat ngeblurnya sesuai kehendak, setelah kita anggap sesuai yang kita inginkan klik OK;


5. Baru pada langkah ini kita bisa mengatur efek Halftone yang perintahnya pada Menu Bar > Bitmaps > Color Transform > pilih Halftone...


6. Karena tadi konversi bitmap kita menggunakan Grayscale maka yang aktif hanya warna proses Black saja, dan atur kemiringan dengan mengetik pada kolom yang tersedia atau cukup menggeser sliding yang ada, dan atur juga pada Max dot radius yang berfungsi untuk mengatur size atau ukuran besar kecil dot (titik) yang dikehendaki, setelah kita anggap sesuai klik OK;


7. Langkah selanjutnya Conver lagi hasil Halftone yang telah kita buat (seperti langkah nomor 3), tapi disini kita Convert menjadi Black and White (1-bit), apa sebab?... karena dengan mengkonversi menjadi Black and White kita bisa leluasa mengganti warna objek (fill) dan mengganti warna background, disini objek bitmap setelah di Convert Black and White secara default warna objek (isi=fill) berwarna hitam dan warna background menjadi berwarna putih;



8. Kita cukup klik kanan mouse pada Color Palette untuk mengganti warna objek tulisan, suatu misal kita klik kanan warna merah maka tulisan akan berubah menjadi warna merah, begitu juga dengan background kita kucup klik (klik kiri) pada mouse untuk mengganti warna background;


9. Seandainya kita akan menggunakan background selain warna yang ada pada Color Palette, suatu misal disini kita menggunakan background texture kayu yang telah kita Import dari komputer atau kita Copy/Paste dari internet, maka untuk menghilangkan background yang ada kita klik (klik kiri) Color Palette pada pilihan tanda silang (X) sehingga background akan transparan, seperti tampak pada gambar dibawah ini;


10, dan kita bisa menambah efek shadow (bayangan) agar terkesan 3d, dengan perintah Drop Shadow yang ada pada Toolbox, dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


Demikian lebih lengkap tentang langkah membuat Efek Haltone menggunakan CorelDRAW, semoga membantu.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...