;

16 February 2013

Tutorial WPAP dengan CorelDRAW

Sebenernya sudah lama tentang WPAP ini dibahas di beberapa blog atau website para sahabat bahkan berceceran di internet tutorial yang membahas tentang WPAP ini, berhubung ada pertanyaan dari salah seorang sahabat maka bagus juga kita bahas sekilas tentang WPAP dan sekalian cara membuatnya, begini pertanyaannya;
mas ,tulung posting cara buat gambar wpap di corel y,,,
& gimana cara cetak di kaos_y. . .
N makasih y sbelumy
Apa yang kita pikirkan ketika melihat berbagai foto orang-orang terkenal dengan potongan-potongan warna yang bervariasi dan artistik? Pastilah kita ingin tahu bagaimana cara membuatnya.

Ya, itulah jenis pop art foto wajah seseorang, yang tentunya harus dengan resolusi kuat sebagai medianya. Di luar negeri terutama di USA, kita kenal seniman pop art Andy Warhol yang terkenal. Tetapi jangan salah, ternyata di Indonesia pun kita punya tokoh pop art portrait yang sangat concern untuk mengembangkan komunitas pecinta jenis seni yang satu ini, yaitu Wedha Abdul Rasyid, sehingga jenis pop art yang diciptakannya pun diberi nama Wedha Pop Art Portrait (disingkat WPAP).

Secara garis besar WPAP adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna yang diletakkan di depan, tengah, dan belakang untuk menimbulkan dimensi. Dimensi itu sendiri dibentuk dari garis-garis imajiner tegas di mana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah, dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya. Proses tracing kreatif yang digunakan tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di-trace.

Pada sekitar tahun 1990-1991, Wedha mengilustrasikan wajah manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis. Di dalam proses manual, beliau menemukan cara yang mudah dan makin lama semakin mudah. Tapi semakin mudah cara yang beliau temukan, semakin ragu untuk mengatakan bahwa apa yang dihasilkan ini cukup bernilai untuk disebut sebagai karya seni. Pada kenyataannya, karyanya ini mulai digemari pembaca, bahkan pada beberapa kesempatan banyak musisi dunia mengagumi karyanya. Tetapi tetap saja Wedha menganggap karyanya hanyalah untuk memenuhi tugas beliau sebagai ilustrator. Perasaan ini membelenggunya sehingga tidak langsung dipublikasikan secara luas.

Memasuki tahun 2007, beberapa orang kenalan berhasil meyakinkan Wedha bahwa mereka sampai sekarang masih menyukai dan merasa kangen dengan tampilnya lagi karya yang pada mulanya beliau beri nama Foto Marak Berkotak itu. Puncaknya terjadi pada 22 Juni 2007, di mana waktu itu seorang ketua jurusan DKV Universitas Multimedia Nusantara bernama Gumelar yang sengaja ditemui Wedha, mengatakan bahwa dia yang sudah melanglang jagad itu, baru kali ini melihat karya semacam karya Wedha dan melabelkan gaya ini sebagai gaya Wedha. Bahkan beliau berkewajiban untuk meluaskan gaya WPAP ini (yang dikatakan sebagai terobosan baru) kepada semua orang, agar ada yang melanjutkan.

Sejak saat itulah Wedha mulai bersemangat untuk menyebarluaskan karya dan cara pembuatan WPAP ini. Sampai akhirnya pada tahun 2009 lahirlah Komunitas WPAP atau lebih dikenal sebagai WPAP Community, yang ternyata digemari dan digilai oleh banyak sekali ilustrator ataupun desainer di Indonesia, serta menyemangati mereka untuk semakin banyak lagi membuat karya WPAP.

Bahkan WPAP yang dulunya hanya memamerkan dan menjual karya Wedha pribadi, sejak tahun 2010 berhasil menjual karya-karyanya di Java Jazz Festival hingga tahun 2012, di mana kemudian yang dipamerkan dan dijual bukan cuma karya Wedha tetap juga karya anggota komunitas WPAP lainnya seperti Mas Itock Soekarso, Sungging Priyanto, Gunawan, Ronnie, Wahyu, dll. Hingga kini komunitas WPAP semakin berkembang di berbagai kota di Indonesia.

Selain itu sejak beberapa tahun terakhir ini WPAP juga berpartisipasi dalam Jakarta Clothing, Jakarta Biennale (pameran di Taman Ayodya pada tahun 2011 lalu), diliput berbagai media nasional dan juga internasional, di antaranya pernah dipamerkan di Bremen oleh PPI Bremen dan juga disiarkan keberadaannya melalui Radio PPI Dunia (www.radioppidunia.org), juga mulai ditawarkan sebagai karya yang layak dikoleksi di negara-negara Amerika Latin dan Rumania (melalui komunitas komik di sana). Pada tahun 2012 ini, WPAP melalui Satu Indonesia melakukan pameran dan pembelajaran teknik pembuatan di 12 kota di Indonesia (walaupun sebenarnya jika kita searching di youtube akan ada link tutorial pembuatan WPAP).

Karya-karya WPAP dapat dinikmati melalui website: wpapcommunity.com. Komunitas ini juga semakin mengukuhkan dirinya sebagai komunitas yang peduli dengan nasionalisme di mana mereka juga membuat berbagai karya pop art atas berbagai kesenian Indonesia seperti Tari Pendet (Bali), Tari Piring (Minangkabau), serta wajah para Kepala Suku di Papua, dll yang membuat kita semakin mencintai Indonesia dengan berbagai sentuhan warna yang semarak.

dan juga dapat dikontak melalui Twitter: @WPAPCom, sehingga semua kalangan di Indonesia maupun dari luar negeri yang menggemari jenis karya ini dapat saling berinteraksi antar anggota, saling belajar, dan mampu mendapatkan hasil atas karyanya melalui penjualan poster, kaos, kalender, dan berbagai merchandise lain dari desain yang telah dibuat.

Satu hal yang juga sangat istimewa adalah komunitas ini sangat bernuansa kekeluargaan, di mana Wedha yang notabene sudah senior berlaku layaknya bapak bagi para generasi muda yang menggemari karya seni ini. Ke depannya, mudah-mudahan karya WPAP ini semakin digemari dan semakin tersebar luas di mancanegara, tentunya dengan tanpa merugikan para desainer anggota WPAP yang telah membuat karya yang begitu indah ini! (*)

dikutip dari : www.wpapcommunity.com

Ok.. sekarang perhatikan bagaimana cara membuatnya... Misal yang akan kita jadikan model adalah fotonya Mas Iwan Fals seperti yang dibawah ini;


Sebelum memulai aktifkan dulu Snap to Object, letaknya di Menu Bar > View > Snap to Object,  selanjutnya proses pembidangan dengan cara tracing/menjiplak dengan menggunakan Freehand tool di Toolbox, kita bisa tracing dengan bebas, agar proses cepat kita tidak perlu harus membuat objek tetutup yang penting antara perpotongan (intersect) garis bersinggungan (dengan aktifnya Snap to Object kita akan lebih mudah) yang perlu diperhatikan WPAP tidak ada objek dalam bentuk garis lengkung, seperti gambar dibawah ini hasilnya;


Setelah selesai proses tracing buang gambar foto Mas Iwan Fals, selanjutnya kita bisa melakukan proses pewarnaan, karena kita tadi melakukan proses pembidangang (faceting) dengan bidang/objek terbuka maka pengisian warna tidak bisa langsung dari Color Pallete tapi harus menggunakan Smart Fill tool di Toolbox, warna-warna yang digunakan adalah warna pop;


Seperti ini hasilnya setelah semua objek kita beri warna, proses pengisian warna dengan menggunakan Smart Fill tool tercipta objek baru;


Langkah selanjutnya adalah menyembunyikan outline warna hitam yang sudah tidak dipakai, cara paling mudah adalah seleksi semua objek dan klik kanan tanda silang (X) pada Color Palette, hasilnya akan seperti dibawah ini;


Kita bisa memberi background, letakkan dibelakang gambar yang telah kita buat tadi, hasilnya seperti gambar dibawah ini;

      sumber : menggambar vector

Dan untuk mencetak kalau cuma satu, kita bisa mencetak dengan Printer DTG Kaos A3, file dalam bentuk bitmap (foemat JPG, PNG, TIFF)  bisa untuk semua warna jenis kaos, sampeyan bisa menggunakan jasa pencetakan kaos satuan di daerah sampeyan... biasanya juga menyediakan kaos polos, jadi sampeyan tidak perlu membawa kaos polos sendiri.....

Kalau partai besar misalnya dipakai untuk anggota komunitas apa gitu yang anggotanya 999 orang ... caranya  disablon saja, dan sampeyan bisa menghubungiku, harga bisa nego..!!!! (sedikit promosi ...hehehe...)

Demikian semoga bermanfaat;


ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

Diposkan Oleh : Zainoel Arifin

Seluruh artikel pada Blog ini dapat dicopas, dimodifikasi, diperbanyak, dicetak, disebarkan secara bebas dan boleh tidak menyebutkan sumber asal dari artikel yang ingin Anda tampilkan dari blog ini bila Anda merasa terganggu. Kecuali artikel dari sumber lain yang di share pada blog ini harus disertakan link sumber aslinya.


38 comments:

  1. wuah....
    keren nih sob...
    tapi sepertinya lumayan makan waktu nih...
    coba dulu ah..

    ReplyDelete
  2. Mantep-mantep..
    Thanks for the share..

    Baru ngeh tuh dengen WPAP.

    ReplyDelete
  3. kang, pada saat tracing itu manual kita trace sendiri apa ada tool khusus sehingga bisa otomatis tracing jadi bidang2 kaya gitu?

    salam dari penikmat, pembaca, di blog corel anda

    *keeponblogging*

    ReplyDelete
    Replies
    1. tracing manual mas, tidak ada tool khusus, jadi imajinasi kita yang dimainkan...

      terima kasih, salam vector...

      Delete
  4. tengkyu tutorialnya mas, ternyata disini lengkap semua euy, sangaaar
    blog kartunku www.mikoarcstudio.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. mas, gimana sih cara ngilangin garis outlinenya itu?

    ReplyDelete
  6. mas ngilangin background fotonya itu gmn ya? thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. foto itu maksutnya hanya untuk menjiplak atau bahasa kerennya ngeblat saja, kalau sketnya sudah jadi fotonya di delete saja, gitu gan...

      Delete
  7. Terimakasih gan. Susah payah nyari foto yang kek gini namanya apa..Dibawa om google kesini.
    hahahahaha :D ternyata ada komunitasnya juga. langsung ingin mencoba :D

    ReplyDelete
  8. thx gan.., udah dicoba neh.., oya saya pake corel draw juga.. kok pas dihilangin outline.. masih ada juga beberapa kotak yang ketinggalan outlinenya ????..,.,. pdahal snap to object and untuk memotong kotak sya aktifkan trim .,...

    ReplyDelete
  9. Keren mas hehe syudah dicoba hasilnya ga sebagus ini XD

    ReplyDelete
  10. free hand tool yk gimana c, kalo bisa kasig gambar ee donkkk,maf msh pemula

    ReplyDelete
    Replies
    1. disorot pake mouse aja tool yg ada di toolbox dimulai dari atas.... dan setiap tool ada keterangan namanya dalam text... nanti ketemu yg namanya Freehand tool

      Delete
  11. terimakasih tutorialnya sob.
    mencoba mempraktikan gaya WPAP ni mas. mudah²an cpt bisa.

    tfs ya sob.

    ReplyDelete
  12. Maaf mas, kalo di Corel 12 Smart Fill itu disebelah mana ya.?
    karena saya cari gak ada kayaknya... maturnuwun mas...

    ReplyDelete
  13. klo saya mau belajar design secara tatap muka sama ma bisa gak? klo boleh minta cp nya mas

    ReplyDelete
  14. katanya masalah klasik masbro...setelah jadi wpapnya kan diilangin tuh outlinanya, yg jadi masalah pas dikasi bekgron warna, bekas garis tadi jadi ngikut warna dasar...nha itu ngakalinnya gimana ya...masak mesti terus2an over laping. kalo wrna pake pantone kmudian lupa lak bikin pusing... :D tolong solusinya ya masbro...ksuwun sanget sebelomna...

    ReplyDelete
  15. "agar proses cepat kita tidak perlu harus membuat objek tetutup yang penting antara perpotongan (intersect) garis bersinggungan"
    Seperti yg agan blg d atas. saya ada masalh ni sama itu, jadi trpaksa harus bikin objek tertutup terus. solusi nya gmn ya??

    ReplyDelete
  16. mampir gan buat nyimak
    http://artikelgwe.blogspot.com/

    ReplyDelete
  17. wah mantap, tracing dan pewarnaan lama juga ya prosesnya :D
    endok pecah.nya juga mwuantap

    ReplyDelete
  18. Apakah dalam WPAP diperbolehkan menggunakan Transparency Tool?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak ada peraturan yang melarang kayaknya... tapi alangkah bijak bertanya langsung pada pak Wedha, karena beliau yang mempopulerkan seni pop art ini di Indonesia yang diberi nama WPAP singkatan dari Wedha's Pop Art Portrait

      Delete
  19. amazing brow, thanks atas informasinya,,

    ReplyDelete
  20. Thank you! WPAP pertama ku dipandu disini :)

    ReplyDelete
  21. tolong foto saya juga

    ReplyDelete
  22. Terimakasih ilmunya, bermanfaat :)

    ReplyDelete
  23. klw di kasih posterize bagusnya level berapa ya? thx

    ReplyDelete
  24. teman - teman kesulitan untuk belajar komputer karena kesibukan? kini kami memfasilitasi kursus komputer jarak jauh via online, silahkan kunjungi website kami di asianbrilliant.com, ilmu komputer, Editing Film, master Animator, Web Master

    ReplyDelete
  25. thanks bnget mas zainoel arifin smoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi yang mengcopas (seperti saya), dan ilmu yang banyak bagi mas zainoel karena telah membagi ilmu" nya.

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang bijak, iklan/spam langsung dihapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...